Sumberasri, Purwoharjo – Pada kejuaraan Pencak Silat NU Pagar Nusa yang berlangsung di Gor KH. Muhammad Ilyas Pesantren Atlet Ibnu Mannan Kabupaten Banyuwangi, diketahui telah berlangsung dengan sangat meriah dan di ikuti oleh seluruh peserta Pagar Nusa yang berasal dari Jawa Timur dan wilayah Bali. Lomba Pencak Silat NU Pagar Nusa yang digelar di Gor KH. Muhammad Ilyas, rencananya akan berlangsung selama 3 hari, yaitu pada tanggal 23-25 Februari 2024.
Selama 3 hari itu, seluruh peserta lomba akan dinilai mulai dari gerakannya, hingga bagaimana cara dia bertanding nya. Sedangkan untuk kategori yang sudah ditentukan pada lomba ini, dibagi menjadi beberapa kategori yang diantaranya yaitu kategori pra usia dini, kategori usia dini, kategori remaja, dan kategori dewasa.
Dalam pelaksanaannya, pada hari pertama lomba Pencak Silat Open IV digelar, terdapat beberapa murid Pencak Silat NU Pagar Nusa dari Desa Sumberasri yang telah berhasil membawa medali, diantaranya yaitu:
1.Fitriatul Munawaroh Juara 1 kelas E pra remaja putri.
2.Khaira Angela Maulida Juara 1 kelas D pra remaja putri.
3.Mohamad Dafa Ceria Wijaya Juara 1 kelas F remaja putra.
4.Mido Hosyam Ahmad Juara 1 kelas H pra remaja putra.
5.Muhamad Nizam choirul Affandi Juara 1 kelas B dini putra.
6.Sultan qomarudin Juara 1 kelas B pra remaja putra.
7.Fitriatul Munawaroh Juara 2 (Seni Jurus Baku) kategori pra remaja putri.
8.Khaira Angela Maulida Juara 2 (Seni Jurus Baku) kategori pra remaja putri.
Selain itu, terdapat 2 anak yang mendapatkan medali ganda dari 2 lomba yang di ikuti dalam kategori pra remaja putri (Seni Jurus Baku) tersebut, yaitu Fitriatul Munawaroh dan Khaira Angela Maulida.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Desa Sumberasri, Mohamad Yasin, S.Pd.I merasa sangat bangga atas prestasi yang diperoleh oleh para murid Pencak Silat NU Pagar Nusa dari Desa Sumberasri tersebut.
“Saya mewakili Pemdes Desa Sumberasri sangat bangga sekali atas pencapaian yang diperoleh, semoga untuk kedepannya Pagar Nusa menjadi ilmu bela diri pencak silat yang disukai dikalangan remaja maupun anak-anak.” Ujar Bapak Mohamad Yasin, S.Pd.I . ( Ayu – Jurnalis Desa )